TRANSFORMASI DATA SKALA ORDINAL KE INTERVAL DENGAN

Transformasi Data Skala Ordinal Ke Interval Dengan -PDF Download

  • Date:04 Mar 2020
  • Views:17
  • Downloads:0
  • Pages:15
  • Size:602.92 KB

Share Pdf : Transformasi Data Skala Ordinal Ke Interval Dengan

Download and Preview : Transformasi Data Skala Ordinal Ke Interval Dengan


Report CopyRight/DMCA Form For : Transformasi Data Skala Ordinal Ke Interval Dengan


Description:

perangkat lunak statistik saat ini SPSS SAS Minitab dan lainnya Untuk keperluan tersebut biasanya peneliti membuat program khusus melalui bahasa pemrograman tertentu Program yang dibuat khusus untuk scaling yang pertama kali dipublikasikan adalah STAT25 Dachlan 2001 melalui bahasa pemrograman Pascal Namun program ini masih

Transcription:

PENDAHULUAN, Analisis data menggunakan teknik statistik selama ini lebih dikenal. untuk data kuantitatif yang sering dijumpai pada penelitian ilmu ilmu. eksakta seperti bidang ekonomi pertanian biologi dan bidang ilmu. kuantitatif lainnya Pada penelitian di bidang ilmu sosial seringkali. digunakan data kualitatif sebagai refleksi dari konsep yang sifatnya. abstrak atau tidak bisa diukur secara langsung Oleh karena itu analisis. yang sering digunakan terbatas pada analisis diskriptif atau analisis non. parametrik jarang sekali menggunakan analisis parametrik seperti. analisis regresi atau sejenisnya Akan tetapi pada saat ini penelitian. penelitian di bidang ilmu sosial sudah berkembang dan banyak dijumpai. pemakaian analisis kuantitatif walaupun peubahnya bersifat kualitatif. Salah satu analisis yang berkembang saat ini adalah analisis jalur path. Pada pendekatan analisis jalur seringkali digunakan tipe data. ordinal Tipe data tersebut merefleksikan peubah peubah yang. sebelumnya berasal dari suatu konsep yang telah diubah bentuknya. sehingga dapat diukur Nazir 1988 Analisis jalur membutuhkan. perhitungan matematis di dalamnya Oleh karena itu skala pengukuran. data yang dibutuhkan minimal berskala interval Jika data yang akan. dianalisis berskala ordinal maka perlu ditransformasi terlebih dulu. menjadi skala interval agar dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut. Hasil kajian tentang proses transformasi data dari tipe ordinal ke. dalam bentuk tipe interval sebagai prasarat sebelum dilakukan analisis. jalur belum banyak dipublikasikan Pengkajian pada permasalahan. tersebut pernah dilakukan oleh Muchlis 2001 dengan menggunakan. bantuan program makro Minitab Akan tetapi program untuk melakukan. proses transformasi tersebut masih belum sempurna karena hanya. bisa melakukan proses transformasi untuk skala likert dengan jumlah. pilihan sebanyak lima biasanya merupakan jawaban responden pada. suatu penelitian sosial yang diindikasikan dengan skala likert sebagai. berikut 1 Sangat Tidak Setuju 2 Tidak Setuju 3 Netral 4 Setuju dan. 5 Sangat Setuju dan semuanya harus terisi Jawaban pada skala 1 5. tersebut pada proses analisis data dimasukkan pada jenis data ordinal. Berdasarkan hal tersebut tulisan ini akan memfokuskan pada. perbaikan proses transformasi yang sebelumnya telah dilakukan. Tujuannya adalah memperbaiki program transformasi data ordinal ke. data interval menggunakan makro Minitab yang berlaku umum Adapun. manfaat yang diperoleh dari tulisan ini diharapkan dapat membantu. para analis peneliti sosial dalam melakukan pra analisis yakni. transformasi data ordinal ke interval sebelum dilakukan analisis. inferensia lebih lanjut,882 Tranformasi Data Skala Ordinal. Salah satu cara yang paling sering digunakan dalam menentukan. skor adalah dengan menggunakan skala Likert Skala Likert adalah. ukuran gabungan yang didasarkan pada struktur intensitas pertanyaan. pertanyaan Dengan demikian skala Likert sebenarnya bukan skala. melainkan suatu cara yang lebih sistematis untuk memberi skor pada. indeks Singarimbun dan Effendi 1995,METODOLOGI, Data yang digunakan berasal dari hasil penelitian tentang kajian. Implementasi Kebijakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Subang. Dengan jumlah indikator sebanyak 64 buah empat sub variabel bebas. xi yang mencerminkan dimensi Implementasi Kebijakan X terdiri. X1 Komunikasi,X2 Sumberdaya,X3 Disposisi,X4 Struktur birokrasi. serta tiga sub variabel tak bebas y i yang mencerminkan. dimensi Kemandirian Kelompok Tani Y terdiri dari,Y1 Kemandirian Sosial.
Y2 Kemandirian Ekonomi,Y3 Kemandirian Politik, Metode transformasi yang digunakan yakni method of successive. interval Hays 1976 dengan bantuan makro minitab Metode tersebut. digunakan untuk melakukan transformasi data ordinal menjadi data. interval Pada umumnya jawaban responden yang diukur dengan. menggunakan skala likert Lykert scale diadakan scoring yakni. pemberian nilai numerikal 1 2 3 4 dan 5 setiap skor yang diperoleh. akan memiliki tingkat pengukuran ordinal Nilai numerikal tersebut. dianggap sebagai objek dan selanjutnya melalui proses transformasi. ditempatkan ke dalam interval,Langkah langkahnya sebagai berikut. 1 Untuk setiap pertanyaan hitung frekuensi jawaban setiap. kategori pilihan jawaban, 2 Berdasarkan frekuensi setiap kategori dihitung proporsinya. 3 Dari proporsi yang diperoleh hitung proporsi kumulatif untuk. setiap kategori, 4 Tentukan pula nilai batas Z untuk setiap kategori. Informatika Pertanian Volume 15 2006 883, 5 Hitung scale value interval rata rata untuk setiap kategori.
melalui persamaan berikut,kepadatan batas bawah kepadatan batas atas. daerah di bawah batas atas daerah di bawah batas bawah. 6 Hitung score nilai hasil transformasi untuk setiap kategori. melalui persamaan,score scaleValue scaleValuemin 1. HASIL DAN PEMBAHASAN, Dari sekian banyak perangkat lunak pengolah data pada umumnya. belum ada yang khusus dapat digunakan untuk membantu melakukan. proses scalling Perhitungan secara manual mudah dilakukan tetapi. jika dihadapkan pada jumlah item pertanyaan yang cukup besar. membutuhkan waktu perhitungan yang cukup lama dan menjadi tidak. Untuk memudahkan dan mempercepat proses transformasi data. digunakan alat bantu komputer Kendala yang dihadapi adalah tidak. tersedianya pilihan khusus untuk melakukan transformasi data dalam. perangkat lunak statistik saat ini SPSS SAS Minitab dan lainnya. Untuk keperluan tersebut biasanya peneliti membuat program khusus. melalui bahasa pemrograman tertentu, Program yang dibuat khusus untuk scaling yang pertama kali. dipublikasikan adalah STAT25 Dachlan 2001 melalui bahasa. pemrograman Pascal Namun program ini masih menghadapi banyak. kendala Input data berupa nilai frekuensi setiap item pertanyaan. sedangkan outputnya adalah scale value dari setiap item Untuk. memperoleh hasil akhir masih diperlukan dua langkah pekerjaan lagi. yaitu menghitung score nilai hasil transformasi untuk setiap kategori. pada setiap itemnya dan merubah keseluruhan data pengamatan ke. dalam skala interval, Selanjutnya Kudus 1996 dalam Dachlan 2001 membuat program.
makro Minitab yang disebut konversi dalam rangka mengatasi kendala. yang ada pada STAT25 Prosedur perhitungannya menggunakan input. proporsi kumulatif yang selalu berada pada kolom C1 dan output yang. dihasilkan adalah score hasil scalling Program ini dibuat untuk. mengkonversi data ordinal ke data interval dengan jumlah pilihan lima. buah untuk masing masing item, Selanjutnya Dachlan 2001 mengembangkan program makro. minitab SCL Ver1 Input data ini adalah data mentah hasil jawaban. 884 Tranformasi Data Skala Ordinal, responden dalam skala ordinal sedangkan outputnya adalah data. hasil konversi data keseluruhan dalam skala pengukuran interval. Program ini dirancang untuk mengkonversi data ordinal ke interval. dengan jumlah pilihan lima buah untuk setiap item Listing program. terlihat pada Lampiran 1, Program ini juga masih memiliki kelemahan diantaranya harus. selalu dijalankan pada program Minitab Kelemahan lainnya program. ini dibuat sebatas untuk melakukan transformasi data dengan lima. pilihan jawaban dan untuk setiap item pertanyaan frekuensi pilihan. jawaban harus terisi seluruhnya, Oleh karena dari ketiga program untuk konversi data tersebut masih. juga ditemukan kelemahan kelemahan maka perlu dilakukan. penyempurnaan lebih lanjut Berikut hasil perbaikan program makro. Minitab seperti telah disebutkan pada tujuan sebelumnya yang juga. merupakan penjabaran dari method of successive interval Program. makro minitab ini dinamakan Konversi Umum Listing program. selengkapnya disajikan dalam Lampiran 2, Sebelum menjalankan program makro Konversi Umum maka data.
hasil penelitian yang berasal dari kuesioner dientri ke dalam lembar. kerja Minitab terlebih dahulu Lampiran 3, Misalkan program di atas disimpan pada direktori f pada folder. makro dengan nama konverUm txt Untuk mengeksekusinya perlu. menuliskan f makro konverum txt setelah muncul MTB pada. session window Minitab seperti pada Lampiran 4 Hasil dari eksekusi. terdiri dari dua buah yaitu pada lembar sesional dan lembar kerja. Minitab seperti terlihat pada Lampiran 5 dan Lampiran 6 Contoh data. asli dalam bentuk skala ordinal dan data hasil konversi dalam bentuk. interval terlihat pada Lampiran 7 dan Lampiran 8 Data dalam bentuk. skala interval tersebut selanjutnya bisa dimodelkan dengan analisis. path path analysis, Dibandingkan dengan program program sebelumnya program. KonversiUmum bisa mengolah data ordinal dengan Skala Likert. minimal tiga misalnya lima tujuh sembilan sebelas dan seterusnya. Program ini tidak hanya berjalan untuk data ordinal dengan lima. kategori terisi penuh seperti program SCL Ver1 tapi berlaku juga untuk. kategori data tidak terisi penuh asalkan banyaknya kategori yang terisi. minimal tiga, Walau program konversi ini sudah bisa mengatasi kendala program. sebelumnya akan tetapi program ini masih ada kelemahannya yakni. perhitungan untuk data asli dengan tiga kategori dibedakan dengan. perhitungan untuk data asli dengan lebih dari tiga kategori Hal ini. ditunjukkan oleh program baris kesembilan sampai baris ke 32. Lampiran 3 Perbedaan ini sebagai kelemahan dari program. Informatika Pertanian Volume 15 2006 885, KonversiUmum karena menjadi kurang efisien Kelemahan lainnya. dari program ini adalah tidak bisa melakukan konversi bila jawaban. seluruh responden yang diteliti hanya terjawab dua pilihan dari skala. Likert yang seharusnya diisi 3 pilihan 5 pilihan dan seterusnya. KESIMPULAN DAN SARAN, Pada penelitian sosial sering diperlukan transformasi data ordinal.
ke data interval Sedangkan perangkat lunak statistika yang ada saat ini. belum ada yang menyediakan fasilitas ini secara khusus Jadi untuk. melakukan transformasi data tersebut analis peneliti perlu membuat. program dengan bahasa pemrograman tertentu atau program yang bisa. dipanggil pada perangkat lunak statistika yang ada misalnya dengan. menggunakan makro Minitab, Program KonversiUmum sudah berlaku umum tidak terbatas hanya. pada data ordinal hasil jawaban responden dengan skala 1 5 dan harus. terisi seluruhnya akan tetapi dapat dijalankan untuk data ordinal mulai. dari skala 1 3 1 5 1 7 dan seterusnya Dengan demikian para. analis peneliti lebih leluasa menenentukan skala ordinal yang. digunakan dalam penelitian dan dituangkan pada jawaban kuesioner. penelitian, Program ini masih perlu disempurnakan lebih lanjut antara lain. karena kurang efisien dalam hal penulisan program dan belum bisa. mentransformasi jika pilihan jawaban hanya terisi dua kategori pilihan. Diharapkan ada kajian lebih lanjut untuk membuat program baru yang. berlaku umum dan efisien,886 Tranformasi Data Skala Ordinal. DAFTAR PUSTAKA,Emory C W dan Cooper D R 1993 Business Research. Methods Irwin Boston, Hays W L 1976 Quantification in Psychology Prentice Hall.
Muchlis R D 2001 Jurnal Penggunaan Makro Minitab untuk. Transformasi Data Ordinal ke Data Interval Statistika. FMIPA UNISBA,Nazir M 1988 Metode Penelitian Ghalia Indonesia. Singarimbun dan Effendi S 1995 Metode Penelitian Survai PT. Pustaka LP3ES Indonesia Jakarta,Informatika Pertanian Volume 15 2006 887. Lampiran 1 Program SCL Ver1,store c100 c101,let c102 c101 count ck1. copy c102 k3 k7,let k9 k3 k4,let k10 k3 k4 k5,let k11 k3 k4 k5 k6. let k12 k3 k4 k5 k6 k7,copy k8 k12 c103,cdf c103 c104.
normal 0 0 1 0,invcdf c103 c104,normal 0 0 1 0,pdf c104 c105. normal 0 0 1 0,copy c103 k3 k7,copy c105 k8 k12,let k13 0 k8 k3 0. let k14 k8 k9 k4 k3,let k15 k9 k10 k5 k4,let k16 k10 k11 k6 k5. let k17 k11 0 1 k6,copy k13 k17 c106,let c107 c106 1 1 min c106. name c100 ordinal c101 frek c102 prop c103 prop kum c104 z val c105. z val c106 sv c107 interval,prin c100 c107,copy c107 k18 k22.
code 1 k18 2 k19 3 k20 4 k21 5 k22 ck1 ck1,let k1 k1 1. 888 Tranformasi Data Skala Ordinal,Lampiran 2 Listing Program KonverUm TXT. 2 konversi,3 do k1 1 7,4 tally ck1,5 store c100 c101. 6 let k2 count ck1,7 let c102 c101 k2,8 let k3 count c102. 10 copy c102 k3 k5,11 let k8 k3,12 let k9 k3 k4,13 let k10 k3 k4 k5.
14 copy k8 k10 c103,15 cdf c103 c104,16 normal 0 0 1 0. 17 invcdf c103 c104,18 normal 0 0 1 0,19 pdf c104 c105. 20 normal 0 0 1 0,21 copy c103 k3 k5,22 copy c105 k8 k10. 23 let k13 0 k8 k3 0,24 let k14 k8 k9 k4 k3,25 let k15 k9 0 1 k4. 26 copy k13 k15 c106,27 let c107 c106 1 1 min c106.
28 name c100 ordinal c101 frek c102 prop c103 prop kum c104 z val. c105 z val c106 sv c107 interval,29 prin c100 c107. 30 copy c107 k18 k20,31 code 1 k18 2 k19 3 k20 ck1 ck1. 33 if k3 3,34 let c103 1 c102 1,35 do k4 2 k3,36 let c103 k4 c103 k4 1 c102 k4. 37 cdf c103 c104,38 normal 0 0 1 0,39 invcdf c103 c104. 40 normal 0 0 1 0,41 pdf c104 c105,42 normal 0 0 1 0.
43 let k5 count c103,44 let k6 count c105,45 let c106 1 0 c105 1 c103 1 0. 46 let k8 k5 1,47 do k7 2 k8, 48 let c106 k7 c105 k7 1 c105 k7 c103 k7 c103 k7 1. 50 let c106 k5 c105 k6 1 0 1 c103 k5 1,Informatika Pertanian Volume 15 2006 889. 52 let c107 c106 1 1 min c106, 53 name c100 ordinal c101 frek c102 prop c103 prop kum c104 z val. c105 z val c106 sv c107 interval,54 prin c100 c107.
55 let k9 count c107,56 do k50 1 k2,57 do k51 1 k9. 58 if ck1 k50 c100 k51,59 let ck1 k50 c107 k51,64 erase c100 c107. Program makro minitab di atas mengandung pengertian sebagai. Baris 1 perintah inisialisasi untuk global makro,Baris 2 nama global makro. Baris 3 perintah looping do untuk nilai k1 dari 1 sampai 7 dalam hal ini. k1 merupakan kolom yang terisi data mentah raw data. Baris 4 5 perintah untuk menghitung frekuensi data pada kolom data. mentah dan menyimpan hasilnya pada kolom c100 berisi. kategorinya dan c101 berisi frekuensi tiap kategori. Baris 6 memberikan nilai banyaknya baris yang ada pada kolom ck1. Baris 7 perintah untuk menghitung proporsi dan disimpan pada kolom. Baris 8 memberikan nilai banyaknya baris yang ada pada kolom c102. Baris 9 perintah if untuk nilai k3 banyaknya baris pada kolom c102. Baris 10 perintah mengkopy nilai proporsi yang ada pada kolom c102 ke. dalam k3 sampai k5, Baris 11 14 perintah menghitung proporsi kumulatif dan disimpan pada. kolom c103, Baris 15 16 37 38 perintah untuk menghitung fungsi kepekatan peluang.
dari sebaran normal baku dan hasilnya disimpan,pada kolom c104. Baris 17 18 39 40 perintah untuk menghitung invers dari fungsi sebaran. kumulatif normal baku dari kolom c103 dan,ditampilkan pada kolom c104. Baris 19 20 41 42 perintah untuk menghitung nilai fungsi peluang dari. kolom c104 dan ditampilkan pada kolom c105, Baris 21 perintah menyimpan nilai yang ada pada kolom c103 pada. konstanta k3 sampai k5, Baris 22 perintah menyimpan nilai yang ada pada kolom c105 pada. konstanta k8 sampai k10, Baris 23 25 perintah untuk menghitung scale value untuk kategori satu.
sampai tiga dan hasilnya disimpan pada k13 sampai k15. Baris 26 perintah untuk memindahkan konstanta k13 sampai k15 ke. kolom c106, Baris 27 52 menghitung score untuk setiap item pada kolom c106 dan. hasilnya disimpan pada kolom c107,890 Tranformasi Data Skala Ordinal. Baris 28 53 perintah untuk memberi nama kolom c100 sampai kolom. c107 klom c100 dinami ordinal kolom c101 dinamai frek. kolom c102 dinamai prop kolom c103 dinamai prop kum. kolom c104 dinamai z val kolom c105 z val c106 sv,dan kolom c107 interval. Baris 29 54 perintah untuk mencetak kolom c100 sampai c107. Baris 30 31 perintah untuk mengganti data ordinal pada kolom ck1. dengan hasil score yang diperoleh hasilnya disimpan pada. Baris 32 63 perintah untuk mengakhiri perintah if, Baris 33 perintah if untuk banyaknya baris pada kolom c102 lebih. Baris 34 proporsi kumulatif untuk kategori pertama. Baris 35 36 perintah menghitung proporsi kumulatif dan disimpan pada. kolom c103, Baris 43 menyimpan banyaknya baris pada kolom c103 pada k5.
Baris 44 menyimpan banyaknya baris pada kolom c105 pada k6. Baris 45 menghitung scale value untuk kategori pertama dan. disimpan pada kolom c106 baris pertama, Baris 46 menyimpan nilai banyaknya baris pada kolom c103 dikurangi. satu ke k8, Baris 47 49 menghitung scale value untuk kategori kedua sampai. kategori sebelum yang terakhir dan disimpan pada kolom. Baris 50 menghitung scale value untuk kategori terakhir dan. disimpan pada kolom c106 dan baris terakhir, Baris 51 61 62 65 perintah untuk mengakhiri perintah do. Baris 55 62 perintah untuk mengganti data ordinal pada kolom ck1. dengan score dari kolom c107, Baris 64 perintah untuk menghapus kolom c100 sampai. Baris 65 perintah untuk mengakhiri global makro,Informatika Pertanian Volume 15 2006 891.
Lampiran 3 Tampilan input data pada lembar kerja Minitab. Lampiran 4 Tampilan eksekusi makro pada lembar sesional. 892 Tranformasi Data Skala Ordinal,Lampiran 5 Tampilan output pada lembar sesional. Lampiran 6 Tampilan output pada lembar kerja Minitab. Informatika Pertanian Volume 15 2006 893,Lampiran 7 Contoh raw data dengan skala ordinal. X111 X112 X121 X122A X122B X123 X131,4 4 5 4 4 1 4. 4 4 4 4 4 1 4,4 4 3 4 5 5 4,5 5 4 5 4 4 5,4 4 5 4 4 4 5. 5 5 3 5 4 1 2,5 5 4 5 5 1 5,5 5 5 5 4 1 5,5 5 1 5 5 4 4.
4 4 4 4 4 4 5,3 3 4 4 4 4 5,4 4 4 5 4 4 5,Lampiran 8 Contoh data hasil transformasi. X111 X112 X121 X122A X122B X123 X131, 3 13263 3 12543 4 18422 4 00000 3 14312 1 00000 3 41223. 894 Tranformasi Data Skala Ordinal, 3 13263 3 12543 2 96355 4 00000 3 14312 1 00000 3 41223. 3 13263 3 12543 1 96515 4 00000 4 52169 3 69933 3 41223. 4 63290 4 69427 2 96355 5 00000 3 14312 2 41847 4 63290. 3 13263 3 12543 4 18422 4 00000 3 14312 2 41847 4 63290. 4 63290 4 69427 1 96515 5 00000 3 14312 1 00000 2 12496. 4 63290 4 69427 2 96355 5 00000 4 52169 1 00000 4 63290. 4 63290 4 69427 4 18422 5 00000 3 14312 1 00000 4 63290. 4 63290 4 69427 1 00000 5 00000 4 52169 2 41847 3 41223.

Related Books