ANALISIS YURIDIS TERHADAP GADAI SAHAM core ac uk

Analisis Yuridis Terhadap Gadai Saham Core Ac Uk-PDF Download

  • Date:23 Dec 2019
  • Views:16
  • Downloads:0
  • Pages:94
  • Size:361.08 KB

Share Pdf : Analisis Yuridis Terhadap Gadai Saham Core Ac Uk

Download and Preview : Analisis Yuridis Terhadap Gadai Saham Core Ac Uk


Report CopyRight/DMCA Form For : Analisis Yuridis Terhadap Gadai Saham Core Ac Uk


Description:

ANALISIS YURIDIS TERHADAP GADAI Namun demikian dalam praktik pemberian kredit perbankan gadai sedikit sekali penggunaannya kadang kadang

Transcription:

ANALISIS YURIDIS TERHADAP GADAI,SAHAM PERSEROAN TERBATAS YANG BELUM DICETAK. UNTUK MENJAMIN PELUNASAN KREDIT PADA PT BANK,NEGARA INDONESIA Persero Tbk. KANTOR WILAYAH 12,Disusun Oleh,Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Derajat S 2. Program Studi Magister Kenotariatan,Pembimbing,H Kashadi SH MH. NIP 19540624 198203 1 001,PENDAHULUAN,A Latar Belakang.
Dalam menjalankan kegiatan usaha yaitu antara lain untuk. membeli aktiva membeli bahan keperluan produksi persedian kas. maupun untuk pengembangan kegiatan usaha lainnya perusahaan. sebagai rechtperson memerlukan dana membiayai semua. keperluan tersebut di atas Namun demikian adakalanya. perusahaan tersebut tidak memiliki dana yang cukup untuk. menjalankan kegiatannya, Pemenuhan dana untuk dapat mencukupi kekurangan dana. tersebut sebagai modal perusahaan dapat diperoleh dari sumber. intern perusahaan maupun ekstern perusahaan Pemenuhan dana. dari sumber intern diperoleh atau dihasilkan sendiri dalam. perusahan misalnya berasal dari dana yang berasal dari. keuntungan yang tidak dibagikan atau keuntungan yang ditahan. dalam perusahaan retained earnings sedangkan dana dari. sumber ekstern dapat diperoleh dari tambahan penyertaan modal. pemilik perusahaan melalui pasar modal dan dapat pula diperoleh. dari pinjaman dari pihak ketiga atau kredit bank 1. Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa salah satu. sumber dana adalah berasal dari pinjaman pihak ketiga namun. demikian untuk mendapatkan fasilitas kredit hutang dari bank. ataupun kreditor disyaratkan adanya suatu jaminan untuk. keamanan dan kepastian pengembalian hutang Lembaga jaminan. akan lebih memberikan kepastian hukum daripada sekedar. kepercayaan Jaminan menjadi sangat berarti apabila dikemudian. hari debitur benar benar cedera janji Dalam hal ini kreditor. menjadi pasti kedudukannya terhadap debitur karena sudah ada. Jaminan memberikan fungsi antara lain membuka hak dan. kekuasaan kepada pemberi kredit untuk mendapatkan pelunasan. dengan barang jaminan itu bila debitor melalaikan kewajibannya. disamping itu juga mendorong debitor agar benar benar. menjalankan usahanya dengan sebaik baiknya Selain itu jaminan. juga berfungsi untuk memperlancar pemberian kredit Jaminan. Bambang Riyanto Dasar dasar Pembelanjaan Perusahaan Yogyakarta BPFE Yogyakarta. 2001 hal 6, Sri Redjeki Hartono Hukum Ekonomi Indonesia Bayumedia Publishing Malang 2007 hal. yang ideal harus memenuhi kriteria atau syarat syarat sebagai. 1 Yang dapat secara mudah membantu perolehan kredit oleh. pihak yang memerlukannya, 2 Yang tidak melemahkan potensi kekuatan si pencari kredit. untuk melakukan atau meneruskan usahanya, 3 Yang memberikan kepastian kepada si pemberi kredit dalam. arti bahwa barang jaminan setiap waktu tersedia untuk. dieksekusi yaitu bila perlu dapat mudah diuangkan untuk. melunasi utangnya si penerima kredit, Definisi tentang jaminan atau agunan dapat dijumpai dalam.
Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 angka 23 Undang Undang Nomor. 10 tahun 1998 tentang Perubahan atas undang undang Nomor 7. Tahun 1992 tentang Perbankan yang berbunyi, Agunan adalah jaminan tambahan yang diserahkan nasabah. debitor kepada Bank dalam rangka pemberian fasilitas kredit. atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, Jaminan yang diterima kreditor dapat berupa benda ataupun. berupa hak tagih atas proyek yang dibiayai dengan kredit agunan. pokok dan agunan tambahan yaitu agunan yang diberikan debitor. namun agunan tersebut tidak berkaitan langsung dengan obyek. yang dibiayai Adapun jenis agunan itu sendiri dapat dibedakan. menjadi 2 dua macam yaitu berupa jaminan Materiil, Subekti Jaminan jaminan untuk pemberian kredit menurut Hukum Indonesia Cetakan I. Bandung PT Citra Aditya Bakti 1989 hal 74, Salim HS Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia PT Rajagrafindo Persada Jakarta. 2004 hal 23, kebendaan yaitu jaminan kebendaan dan jaminan immateriil.
perorangan Lebih lanjut menerangkan bahwa jaminan, kebendaan mempunyai ciri kebendaan dalam arti kreditor. memiliki hak mendahului di atas benda benda tertentu dan. mempunyai sifat melekat dan mengikuti benda tersebut artinya. kreditor memiliki hak atas suatu kebendaan milik debitor yaitu hak. untuk memanfaatkan benda tersebut jika debitor wan prestasi. Adapun jaminan perorangan tidak memiliki hak mendahului atas. benda benda tertentu tetapi hanya dijamin oleh harta kekayaan. seseorang lewat orang atau pihak ketiga yang menjamin. terpenuhinya kewajiban kewajiban debitor yang bersangkutan 5. Masing masing jenis agunan tersebut di atas akan menentukan. bentuk pengikatan jaminannya Benda yang dapat dijaminkan. dapat berupa benda bergerak maupun benda tidak bergerak 6. Jika benda jaminan tersebut berupa benda bergerak maka dapat. dipasang lembaga jaminan yang berbentuk gadai fidusia maupun. cessie sedangkan jika benda jaminan berbentuk benda tetap. maka sebagai lembaga jaminan dapat dipasang adalah hipotik. atau Hak Tanggungan Dalam tesis ini penulis akan membahas. Subekti Jaminan jaminan untuk Pemberian Kredit Menurut Hukum Indonesia Cetakan I. Bandung PT Citra Aditya Bakti 1989 Hal 15, Frieda Husni Hasbullah Hukum Kebendaan Perdata Hak hak yang member jaminan Jilid 2. Cetakan I Jakarta Ind Hill Co 2002 hal 16, lebih mendalam dan mengkhususkan pemberian jaminan berupa. gadai saham,Gadai merupakan jaminan dengan menguasai bendanya. Jaminan dengan menguasai bendanya bagi kreditor akan lebih. aman karena dengan menguasai bendanya akan lebih mudah. untuk dipindahtangankan dalam arti dijual lelang jika debitor. wanprestasi Namun demikian dalam praktik pemberian kredit. perbankan gadai sedikit sekali penggunaannya kadang kadang. hanya sebagai jaminan tambahan dari jaminan pokok Masalah. gadai diatur dalam buku II Titel 20 Pasal 1150 sampai dengan. Pasal 1161 KUH Perdata Berdasarkan Pasal 1150 KUH Perdata. pengertian dari gadai adalah sebagai berikut, Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang berpiutang.
atas suatu barang bergerak yang diserahkan kepadanya oleh. seorang yang berhutang atau oleh seorang lain atas namanya. Dan yang memberikan kekuasaan kepada yang berpiutang itu. untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut secara. didahulukan daripada orang orang yang berpiutang lainnya. dengan kekecualian biaya untuk melelang barang tersebut. dan biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkannya. setelah barang itu digadaikan biaya biaya mana harus. didahulukan, Dari definisi tersebut di atas terkandung adanya unsur unsur pokok 7. dari gadai yaitu, 1 Gadai lahir karena perjanjian penyerahan kekuasaan atas. barang gadai kepada kreditor pemegang gadai,Ibid hal 13. 2 Penyerahan dapat dilakukan oleh debitor atau orang lain atas. nama debitor, 3 Barang yang menjadi obyek hanya benda bergerak baik. bertubuh maupun tidak bertubuh, 4 Kreditor pemegang gadai berhak untuk mengambil pelunasan.
lebih dahulu dari kreditor kreditor lainnya,Sebagaimana telah dikemukakan di atas obyek gadai. adalah segala benda bergerak baik yang bertubuh maupun tidak. bertubuh Hal ini dapat dilihat dalam pasal 1150 bertalian dengan. pasal 1153 Ayat 1 1152 bis dan 1153 KUH Perdata Namun. demikian untuk benda bergerak yang tidak dapat dipindahtangankan. tidak dapat digadaikan 8, Salah satu jenis obyek benda bergerak tidak berwujud yang. mulai cukup banyak digunakan sebagai jaminan kredit perbankan. dewasa ini adalah berupa saham perseroan terbatas Saham. merupakan instrumen penyertaan modal seseorang atau lembaga. dalam suatu perseroan 9 Sebagai surat berharga saham itu sendiri. dapat diperjualbelikan dihibahkan dan diwariskan Menurut. Abdulkadir Muhammad saham adalah suatu surat berharga bukti. kesertaan penyetoran modal pada suatu perseroan terbatas yang. memberikan hak kepada pemegangnya sebagaimana diatur. dalam UU Perseroan Terbatas Dengan demikian saham,Ibid hal 13. M Irsan Hasanuddin Indra Surya Aspek Hukum Pasar Modal Indonesia Jakarta Prenada. 2006 hal 188, adalah merupakan tanda bukti penyertaan atau tanda bukti hak. pemilikan atas asset sebuah perusahaan dan bukan, merupakan bukti piutang meskipun di dalam suatu saham.
terdapat hak untuk menagih sejumlah deviden, Saham dari suatu perseroan terbatas dikeluarkan dalam. bentuk saham atas nama pemiliknya opnaam Dalam anggaran. dasar suatu perseroan dapat ditetapkan 1 satu Klasifikasi saham. atau lebih dimana setiap Saham dalam klasifikasi yang sama. memberikan kepada pemegangnya hak yang sama serta tidak dapat. Pemegang Saham diberikan bukti pemilikan untuk tiap tiap. Saham yang dimiliki Saham ini dinyatakan dengan angka dan. bilangan namun demikian mengenai bentuk bukti kepemilikan. saham tidak dijelaskan secara rinci dalam pasal pasal UU Perseroan. Terbatas No 40 Tahun 2007 11, Adapun instrumen atau pengikatan saham perseroan terbatas. dapat dilaksanakan melalui konstruksi gadai Sebagaimana telah. dikemukakan di atas berdasarkan ketentuan undang undang. Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007 bahwa bentuk saham. Saham perseroan dikeluarkan atas nama pemilik Berdasarkan ketentuan UU No 40 Tahun. 2007 bahwa suatu perseroan hanya diperkenankan mengeluarkan saham atas nama. pemiliknya dan perseroan tidak boleh mengeluarkan saham atas tunjuk Lihat ketentuan pasal. 48 ayat 1 Perseroan Terbatas No 40 Tahun 2007 berikut penjelasannya. yang dapat dikeluarkan hanya dalam bentuk saham atas nama. pemiliknya opnaam Hal tersebut membawa konsekuensi pada cara. terjadinya gadai Untuk piutang atas nama terjadinya gadai. mewajibkan adanya pemberitahuan kepada debitor dari piutang yang. digadaikan Hal tersebut sebagaimana ditegaskan dalam Pasal. 1153 KUH Perdata sebagai berikut, Hak gadai piutang atas nama di adakan dengan memberitahukan. akan penggadaiannya perjanjian gadainya kepada debitor. Berkaitan dengan penyerahan jaminan sebagaimana telah. dikemukakan di atas salah satu kriteria jaminan yang ideal adalah. jaminan tersebut dapat memberikan kepastian kepada kreditor untuk. setiap waktu mudah untuk dieksekusi yaitu bila perlu dapat dengan. mudah diuangkan untuk melunasi utangnya debitor Bagaimana. halnya dengan jaminan berupa gadai saham apakah pengikatan. gadai saham sebagai jaminan sudah memberikan perlindungan. kepada kreditor pemegang gadai atas saham, Suatu gadai saham dapat merupakan suatu jaminan yang. cukup efektif antara lain jika saham yang dijaminkan adalah saham. dari perusahaan terbatas yang telah go public ataupun saham. tersebut telah dicetak Pada perusahaan yang sudah go public. walaupun fisik warkat bukti kepemilikan atas saham tidak lagi. berwujud lembaran saham melainkan hanya berupa data elektronik. konfirmasi tertulis yang diberlakukan dalam sistem perdagangan. tanpa warkat scripless trading Namun monitoring kreditor akan. lebih mudah karena kreditor dapat mengajukan permohonan. pencatatan gadai atas saham pada PT Kustodian Sentral Efek. Indonesia KSEI dan pihak KSEI akan melakukan pencatatan. atas gadai saham serta menerima penguasaan atas saham yang. dijadikan obyek gadai tersebut yaitu dengan cara memblokir saham. yang dijadikan saham yang dijadikan jaminan sehingga tidak dapat. ditarik atau dipindahbukukan selama dalam status gadai. Demikian halnya untuk gadai atas saham perseroan terbatas. yang telah mencetak sahamnya akan lebih memudahkan kreditor. dalam hal monitoring maupun bila akan melakukan eksekusi saham. jika debitor wanprestasi karena kreditor menguasai sertipikat warkat. Menjadi permasalahan kemudian adalah bagaimana apabila. warkat atau sertifikat saham yang merupakan bukti kepemilikan dari. pemegang saham yang dijadikan sebagai benda jaminan tidak dapat. diserahkan dalam penguasaan pemegang saham karena warkat. atau sertifikat saham belum tidak dicetak apakah cukup melindungi. kepentingan kreditor pemegang gadai,Purwahid Patrik dan Kashadi Op Cit hal 21.
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Peraturan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia tentang. Jasa Kustodian Sentral Lampiran Keputusan Nomor KEP 012 Dir KSEI 0806. Hal ini yang menarik penulis untuk meneliti mengenai. penerimaan jaminan oleh PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk. Kantor Wilayah 12 Jakarta berupa jaminan atau agunan atas saham. dalam hal ini terutama untuk jaminan gadai saham dari perseroan. terbatas yang belum tidak mencetak sertipikat sahamnya guna. menjamin pelunasan kredit yang telah diberikan Bank kepada. Berdasarkan uraian di atas penulis akan menulis tesis. dengan judul Analisis Yuridis Terhadap Gadai Saham Perseroan. Terbatas yang Belum Dicetak Untuk Menjamin Pelunasan Kredit. Pada PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk Kantor Wilayah 12. B Perumusan Masalah, Bahwa berdasarkan uraian pendahuluan tersebut di atas latar. belakang maka penulis akan merumuskan permasalahan sebagai. 1 Bagaimanakah pelaksanaan pengikatan gadai atas saham. Perseroan Terbatas yang belum dicetak yang diserahkan ke Bank. untuk menjamin pelunasan kredit, 2 Bagaimanakah bentuk perlindungan hukum terhadap kreditor. pemegang gadai dalam pelaksanaan pengikatan saham perseroan. terbatas yang belum dicetak,C Tujuan Penelitian, Adapun tujuan secara umum yang hendak dicapai dalam. penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara analitis tentang. jaminan atas saham pada PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk. Kantor Wilayah 12 sedangkan secara khusus tujuan penelitian ini. adalah sebagai berikut, 1 Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengikatan gadai atas. saham Perseroan Terbatas yang belum dicetak yang diserahkan. ke Bank untuk menjamin pelunasan kredit, 2 Untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum.
terhadap kreditor pemegang gadai dalam pelaksanaan. pengikatan saham perseroan terbatas yang belum dicetak. D Manfaat Penelitian,1 Kegunaan Teori, Hasil Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan. bahan masukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang. Hukum Perdata khususnya Hukum Jaminan mengenai jaminan. atas saham,2 Kegunaan Praktis, Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan. bentuk bentuk perlindungan hukum terhadap kreditor pemegang. gadai pada akta notaris dalam pelaksanaan pengikatan saham. perseroan terbatas yang belum dicetak solusi yang sangat. berharga bagi pihak kreditor dalam memberikan kredit kepada. debitor agar lebih selektif terutama dalam penerimaan saham. sebagai agunan,E Kerangka Pemikiran,Jaminan merupakan unsur yang penting dalam rangka. pemberian kredit oleh kreditor kepada para nasabahnya debitor yang. memerlukan pinjaman Adanya jaminan dimaksudkan untuk. memberikan kepastian hukum bagi si pemberi modal atau kreditur. bahwa uang yang dipinjam suatu saat akan dikembalikan oleh debitor. untuk itu diperlukan suatu lembaga jaminan yang ampuh yang dapat. menimbulkan kepastian hukum tanpa mengabaikan pelayanan kepada. debitor dengan prosedur yang mudah dan cepat, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk merupakan salah. satu lembaga keuangan bank yang berupaya mengamankan dalam. pemberian kreditnya maka selain memberi kemudahan dalam. pemberian kredit bagi debitor namun demi keamanan kreditor hanya. menerima barang barang jaminan yang dapat dieksekusi dengan cara. pelelangan untuk dapat melunasi hutang debitor Akan tetapi terlepas. dari itu semua ada pihak pihak yang memanfaatkan pelayanan. tersebut tidak pada tempatnya, Tentang gadai ini diatur dalam buku II Titel 20 Pasal 1150.
sampai dengan Pasal 1161 KUH Perdata Secara yuridis gadai. memberikan hak preferensi dan hak yang senantiasa mengikuti. bendanya PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk sebagai. pemegang gadai mendapat perlindungan terhadap pihak ketiga seperti. seolah olah pemilik sendiri dari benda tersebut Dengan begitu. PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk mendapat perlindungan. sepanjang penerimaan benda tersebut dilandasi dengan iktikad baik. Pasal 1155 KUH Perdata memunculkan kewenangan bagi. pemegang gadai untuk menjual benda gadai yang dikuasai dalam. rangka pelunasan hutang Tapi khusus jika orang yang berutang. memang nyata telah melakukan cidera janji alias tidak memenuhi. kewajiban pelunasan seperti yang telah disepakati, Di dalam perjanjian gadai barang yang digunakan sebagai. jaminan adalah benda bergerak hal ini sesuai dengan ketentuan. dalam Pasal 1150 KUH Perdata jo 1152 KUH Perdata Hak gadai. diletakkan dengan membawa benda gadai di bawah kekuasaaan. kreditur atau di bawah kekuasaan pihak ketiga Pihak ketiga disini. berhak karena ia juga para pihak yang ada dalam perjanjian gadai. tersebut yaitu, 1 pihak yang memberikan jaminan gadai disebut pemberi gadai atau.

Related Books